Kamis, 06 Juni 2013

FACEBOOK ME
APLIKASI
MENU
Ruang comment
FACEBOOK AVATAR

Kumpulan Alamat2 Guee

Silahkan di kunjungi----www.minajja.blgspot.com
www.minajja7.heck.in
www.hacker69.mywapblog.
www.myplunder.com
www.syifawapgem.com
www.imgur.com
www.myopera.com
www.minayah01.com
www.pawanghp.com

Puisi Rhomadhon taubat di bulan suci

Dulu tidak serajin ini Shalat lima waktu, Mengaji tadarus, Melengkapi dengan shalat sunah Hingga berdzikir disela kesibukan Dulu acuh tak acuh Bermain sampai lelah Tidur pulas hingga pagi Meninggalkan serangkaian shalat Hingga mengucap kata-kata tak pantas Sekarang berbeda Bulan ramadhan mendapat berkah Telapak tangannya dicuci bersih Mulutnya dikumur bersih Kotoran hidungnya mengilang bersih Wajahnya cerah bersinar Lengannya lembab bersih Rambutnya basah dan segar Telinganya terbasuh sejuh Hingga kakinya dingin bersih… Dan kembali ke jalan Allah Di bulan suci Ramadhan ini

Puisi Ramadan sedih

Buku menangis kala para pembaca yang baru mencicipi sedikit ilmu sudah merasa lebih pintar dari Tuhannya Lalu berusaha merubah aturan pada kitab suci dan mencoba membuat hukum sendiri yang dirasanya lebih manusiawi yang dianggapnya sesuai jaman kiwari Padahal dia hanya berbekal sejimpit ilmu tanpa bekal pengetahuan agama yang memadai beraninya buat aturan sendiri menganggap Tuhan hanya tahu masalalu dan ayat-ayat sucinya tidak sesuai masakini. Jadilah agama ditafsirkan sekehendak hati, tanpa landasan yang jelas untuk dikaji, malapetaka bagi seluruh negeri bila ajaran mereka diikuti

Puisi menyambut bulan suci Rhamadon

Lantunan doa mengalir sekujur darah Melekat sungguh lekat Pejamkan mata menyusup makna Resapi bagian terkecil kehidupan Teringat setitik hina dan seluas pandangan dosa Terkeruk pasrah sucikan diri Aduhai ringan tubuh ini Melayang lepas tinggalkan bait-bait pahit Malam hilang terbitlah sang fajar Mencerahkan gelap dengan dinginnya embun Kunanti hari fitri itu Penuh harap kan fitrah diri

Rabu, 05 Juni 2013

**Puisi Berkelana**

!ni adalah puisi perjalanan hidup ku** min_thumb.gif Aku di beritahukan tentang sebuah cinta… aku berkelana menelusuri hutan belantara mencarinya… menyusuri sungai sungai yang bermuara samudera… menembus bintang bintang di balik awan… Menjelajah sampai ke gurun gurun kering kerontang…mencari dimanakah adanya cinta yang kudengar itu…aku tetap berkelana keliling dunia… Aku di bisikkan tentang sebuah cinta.. Yang lebih indah dari rangkaian bunga bunga mawar aneka warna….yang di ikat sedemikian rupa.. Aromanya menyejukkan hati yang merana menyesakkan dada… Mengalirkan aliran darah ke seluruh jari jemari… Sentuhannya membuka tabir indera manusia… Kenikmatannya tiada yang sanggup menyamainya… Menentramkan hati yang keras laksana hitam pualam yang mengkilat…sekian lama aku mencarinya…aku tetap tegar berkelana keliling dunia…. Aku di beritahukan tentang sebuah cinta…. Yang pada malamnya serasa terang benderang…di sinari kemilau cahaya berwana emas kekuningan… Pancarannya laksana matahari sejuk bagai rembulan… Warnanya seindah pelangi menghias awan… rangkaian katanya adalah pujian pujian yang elok di dengar…sekian lama aku rindu mencarinya… Aku tetap berkelana keliling dunia… Aku di beritahukan tentang sebuah cinta…. Yang bila aku mendengarnya…kerinduan semakin membahana….sejenak aku hentikan langkah langkah petualangan yang semakin ujung dunia… Kusandarkan punggungku pada kayu kering yang masih kekar akar akarnya…menghujam ke bumi ribuan tahun lamanya… Aku lepaskan beban beban di atas pundakku yang ku bawa kemana mana….menghempaskan nafas dalam dalam membuang segumpal lelah dalam petualangan…. Sanyup sanyup aku mendengar kidung suci berkumandang….di sebuah dangau tak jauh dari balik bukit yang menurun… Segera ku langkahkan kaki kakiku menuruni tebing bukit…ku basuh mukaku dengan air ledeng yang sejuk berwudhu…didalamnya telah berbaris rapi orang orang bersujud… menentramkan hati hingga ku panjatkan doa doa untuk memujiNYA…melarutlah hati yang telah sekian lamanya kering kerontang…aku menagis mengenang perjalanan…ku ungkapka seluruh perasaan…sekian lamanya aku melupakan Engkau ya ALLAH…larut dalam gemerlap dunia yang membutakan matahatiku…Tuhan yang Maha Kasih…yang penuh dengan keluasan Rahmat dan Cinta abadi…tersedu aku memohon ampunanMU… Terasa rintik air hujan membasahi rambutku yang kering…. Aku terbangun memandang angkasa raya..rupanya aku tertidur rebah di pangkuan akar kayu pohon kering kerontang…ternyata butiran hujan yang jatuh itu adalah air mata yang keluar dari sudut sudut kelopak mataku.